GILANGNEWS.COM - Polisi hingga kini masih menunggu hasil tes DNA terhadap pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral di Jolo, Filipina. Diketahui, Pemerintah Indonesia mengirim tim ke Filipina untuk membantu pengungkapan pelaku bom bunuh diri tersebut.
Hasil tes DNA itu diperlukan guna memastikan apakah pelaku bom bunuh diri benar merupakan warga negara Indonesia (WNI) seperti dinyatakan oleh Menteri Dalam Negeri Filipina Eduardo Ano. Namun sejauh ini hasil tes DNA belum keluar.
"Belum (ada hasil tes DNA), tim masih di sana," kata Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Senin (11/2).