Belum Sempat Jenguk, BPN Sebut Prabowo Doakan Ani Yudhoyono

Selasa, 12 Februari 2019 | 17:34:23 WIB
Dewan Pengarah BPN Prabowo-Sandi, Fadli Zon.

GILANGNEWS.COM - Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Fadli Zon menyebut sejak mendengar Ani Yudhoyono sakit, Prabowo langsung berusaha untuk menjenguknya ke rumah sakit.

Namun kata dia, hingga kini pihaknya belum menemukan waktu yang tepat untuk menjenguk istri Presiden Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.

"Pak Prabowo berusaha untuk menengok, tapi waktunya belum tepat. Jadi kalau niat sih ada niat untuk jenguk," kata Fadli ditemui di Seknas Prabowo-Sandi, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/2).

  • Baca Juga Terungkap! Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Diduga 2 Orang Naik Motor
  • Baca Juga Angkat Bicara! Kapolda Riau Sebut Pengamanan terhadap Masyarakat Selalu Berjalan
  • Baca Juga Breaking News! Bom Makassar, Walikota Ungkap Tak Ada Korban di Dalam Gereja Katedral
  • Baca Juga Sadis! Bom Bunuh Diri Terjadi di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Berserakan
  • Bahkan kata dia, pihaknya juga sudah melakukan komunikasi langsung dengan SBY terkait hal tersebut. Namun Fadli belum bisa memastikan kapan Prabowo akan menjenguk Ani.

    "Sudah, sudah (komunikasi)," kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra tersebut.

    Untuk saat ini yang terpenting Prabowo dan BPN mendoakan Ani supaya lekas sembuh dan pulih dari penyakitnya.

    "Kan yang terpenting sekarang mendoakan supaya Bu Ani Yudhoyono semoga lekas sembuh bisa lekas pulih dari penyakitnya," kata dia.

    Sementara itu, calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo pun diketahui telah mengirim bunga kepada Ani yang tengah terbaring sakit dan masih menjalani perawatan.

    Hal itu diutarakan oleh Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Andi Arief.

    Dia pun mengapresiasi perhatian yang telah diberikan oleh Jokowi itu.

    "[Jokowi] kirim bunga, tapi ada atensi dari Pak Jokowi. Terima kasih Pak Jokowi atas perhatiannya," ujar Andi saat dihubungi media, Minggu (9/2).

    Selain Jokowi, sejumlah tokoh juga mengirimkan ucapan seperti Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

    Terkini