Remaja di Bekasi Tewas Dibakar, Ibu Korban Minta Pelaku Dihukum Mati

Kamis, 13 Juni 2019 | 17:07:49 WIB
Ibu korban.

GILANGNEWS.COM -  Putra Aditya (18) tewas dibakar oleh sekelompok pemuda di Bekasi, Jawa Barat. Polisi telah menangkap 4 dari 8 pelaku. Ibu korban, Tri Ambarwati (45) meminta pelaku dihukum seberat-seberatnya.

"Ya harusnya bisa kayak gitu hukumannya (hukuman mati), harus setimpal karena anak saya hilang nyawa," ujar Tri di kediamannya, Jalan Kampung Sawah, Jatimurni, Pondok Melati, Kota Bekasi, Kamis (13/6/2019).

Tri berharap polisi menangkap seluruh pelaku. Ia ingin melihat secara langsung muka pelaku yang membunuh anaknya.

  • Baca Juga Terungkap! Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Diduga 2 Orang Naik Motor
  • Baca Juga Angkat Bicara! Kapolda Riau Sebut Pengamanan terhadap Masyarakat Selalu Berjalan
  • Baca Juga Breaking News! Bom Makassar, Walikota Ungkap Tak Ada Korban di Dalam Gereja Katedral
  • Baca Juga Sadis! Bom Bunuh Diri Terjadi di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Berserakan
  • "Penginnya sih pengin lihat langsung, bisa tatap muka langsung sama pelaku. Iya semua juga penginnya gitu (semua pelaku ditangkap segera)," ujar Tri.

    Tri bercerita mulanya anaknya izin untuk mengikuti takbiran di Monas bersama teman-temannya. Saat pulang, Putra diantar oleh 3 orang tak dikenal dalam keadaan luka bakar.

    "Dia pulang dianterin jam 4 pagi (5/6). Ada yang anterin saya nggak kenal. (Korban) dalam keadaan luka bakar. Kita panik, nggak sempat nanya siapa yang nganterin. Saya langsung bawa ke Rumah Sakit Jatirahayu, terus nggak diterima. Katanya ini harus dibawa ke RS besar karena lukanya sudah 90 persen. Saya bawa ke RS Polri," ujar Tri.

    Luka bakar yang dialami Putra hampir di sekujur tubuh. "Di muka (luka bakar paling parah). Dari pinggang ke muka (banyak luka bakar). Mukanya paling parah," lanjutnya.

    Setelah menjalani operasi, Putra tak sadarkan diri. Putra meninggal pada Kamis (6/6) pukul 21.00 WIB.

    Sebelumnya, polisi berhasil menangkap 4 orang pelaku di Jatiasih, Kota Bekasi dan Jonggol, Kabupaten Bogor, Selasa (11/6). Mereka adalah RAS (17), NS (24), TG (16), AP (22). Sementara 4 pelaku lainnya masih DPO yakni Riyo, Ziko, Dagol dan Riko.

    Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Eka Mulyana mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada malam takbiran atau Selasa (4/6). Eka mengungkap, kejadian itu disebabkan aksi saling ejek. Saat itu rekan korban mengacungkan jari tengah kepada para pelaku yang nongkrong di lokasi.

    Perkelahian kemudian terjadi. Hingga akhirnya salah satu pelaku menyiramkan bensin yang dijual pedagang eceran di lokasi, ke tubuh korban.

    "Korban diserang sekelompok orang atas nama R dan temannya sebanyak 8 orang. Saat penyerangan itu, tersangka sempat lari ke korban, ngambil bensin dan disiramkan ke korban," kata Eka Mulyana kepada wartawan di Mapolres Metro Bekasi Kota, Jalan Pramuka, Bekasi, Rabu (12/6).

    Korban sempat terbakar selama lima menit. Warga kemudian menolong korban, sementara para pelaku melarikan diri.

    Terkini