GILANGNEWS.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menargetkan penyidikan kasus suap pengadaan pesawat dan mesin Airbus SAS dan Rolls-Royce PLC pada PT Garuda Indonesia naik sidang pada Agustus 2019. Kasus suap perusahaan plat merah tersebut diketahui menjerat Direktur Utama Emirsyah Satar.
"Paling tidak awal Agustus penyidikan sudah selesai," ujar Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan, di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (11/7).
Sampai saat ini, kata dia, komisi antirasuah masih melengkapi berkas perkara Emirsyah Satar. Ia menyatakan kasus Emirsyah harus selesai sebelum masa kepemimpinan KPK jilid IV berakhir.