Drama Setengah Hari Tanpa Listrik di Sebagian Jawa

Senin, 05 Agustus 2019 | 10:01:01 WIB
Listrik Padam di Bekasi Selatan,

GILANGNEWS.COM -  Pemadaman listrik massal di sebagian wilayah Jawa pada Minggu (4/8) berdampak ke sejumlah aspek, terutama transportasi. Perjalan KRL, MRT, hingga kereta api (KA) jarak jauh ikut terkena imbas pemadaman tersebut.

Plt Dirut PT PLN Sripeni Inten Cahyani menjelaskan, permasalahan listrik mulai terjadi pada pukul 11.45 WIB. Sripeni menyebut pada detik ke 27 pukul 11.45 WIB, saluran udara tegangan ekstra tinggi Ungaran-Pemalang terjadi gangguan, tepatnya di sirkuit satu yang disusul sirkuit kedua sehingga dua-duanya mengalami gangguan.

"Akibatnya terjadi penurunan tegangan. Jadi pada pukul 11.48 detik 11 menyebabkan jaringan SUTB (saluran udara tegangan tinggi) Depok-Tasik mengalami gangguan. Ini awal pemadaman di sistem Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta," katanya dalam konferensi pers di Kantor PLN Pusat Pengatur Beban (P2B) Gandul, Depok, Jawa Barat, Minggu (4/8/2019).

  • Baca Juga Terungkap! Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Diduga 2 Orang Naik Motor
  • Baca Juga Angkat Bicara! Kapolda Riau Sebut Pengamanan terhadap Masyarakat Selalu Berjalan
  • Baca Juga Breaking News! Bom Makassar, Walikota Ungkap Tak Ada Korban di Dalam Gereja Katedral
  • Baca Juga Sadis! Bom Bunuh Diri Terjadi di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Berserakan

  • Sripeni menuturkan bahwa pada pukul 11.45 WIB detik 27, listrik di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali normal. Hanya Brebes yang mulai padam, pasalnya dia masuk di sistem Jabar.

    "Jadi 11.45 WIB, Jatim, Bali aman, Jateng aman. Pukul 11.48 WIB, Jabar, DKI Jakarta, dan Banten blackout," sebutnya.

    Sripeni memastikan pihaknya akan menginvestigasi lebih lanjut biang kerok padamnya listrik tersebut. Yang diketahui sejauh ini adalah gangguan di sirkuit satu dan dua di saluran udara tegangan ekstra tinggi Ungaran-Pemalang.

    "Kami akan lakukan investigasi lebih lanjut berkaitan penyebab gangguan. Ini murni masalah teknis," paparnya.

    Terkini