GILANGNEWS.COM - Menteri Keuangan Sri Mulyani indrawati mengatakan pemerintah akan menarik utang Rp351,9 triliun di tahun depan. Rencana penarikan utang akan dituangkan dalam Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020.
Angka tersebut menurun 5,9 persen dibanding perkiraan penarikan utang hingga akhir tahun ini yang sebesar Rp373,9 triliun. Sri Mulyani mengatakan penurunan penarikan utang terjadi karena pemerintah juga menargetkan defisit APBN menyempit pada 2020 mendatang.
Sebagai informasi, defisit APBN tahun depan diproyeksi mencapai 1,76 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) atau lebih kecil dibanding tahun ini 1,93 persen dari PDB. "Untuk tahun depan, defisit defisit masih menunjukkan tren menurun dan kami harap bisa mendekati keseimbangan primer," jelas Sri Mulyani, Jumat (16/8).