Uji Coba Ganjil Genap Belum Pengaruhi Konsumsi BBM

Sabtu, 31 Agustus 2019 | 17:02:52 WIB
Ilustrasi ganjil genap.

GILANGNEWS.COM - PT Pertamina (Persero) menyatakan kebijakan perluasan ganjil genap yang diberlakukan Pemerintah Daerah DKI Jakarta dalam dua pekan terakhir belum berdampak pada penurunan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) di ibu kota.

Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR III Dewi Sri Utami memperkirakan penerapan kebijakan yang masih dalam tahap uji coba selama dua minggu mungkin menjadi penyebabnya.

Ia meramal kebijakan baru akan berdampak ke konsumsi BBM bila sudah berlaku satu bulan.

  • Baca Juga Terungkap! Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Diduga 2 Orang Naik Motor
  • Baca Juga Angkat Bicara! Kapolda Riau Sebut Pengamanan terhadap Masyarakat Selalu Berjalan
  • Baca Juga Breaking News! Bom Makassar, Walikota Ungkap Tak Ada Korban di Dalam Gereja Katedral
  • Baca Juga Sadis! Bom Bunuh Diri Terjadi di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Berserakan
  • "Masih lebih ke tahap sosialisasi, artinya dalam dua minggu ini memang kami tidak melihat adanya perubahan yang signifikan untuk konsumsi BBM di jalur perluasan tersebut," katanya kepada media, Jumat (30/8) kemarin.

    Pemerintah DKI Jakarta memutuskan untuk memperluas penerapan kebijakan ganjil genap dari yang awalnya hanya di sembilan ruas menjadi 16 ruas.

    Ruas tersebut yakni Jalan Pintu Besar Selatan, Jalan Gajah Mada, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Majapahit, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Panglima Polim, Jalan RS Fatmawati, Jalan Suryopranoto, Jalan Balikpapan, Jalan Kyai Caringin, Jalan Tomang Raya, Jalan Pramuka, Jalan Salemba Raya, Jalan Kramat Raya, Jalan Senen Raya, dan Jalan Gunung Sahari.

    Perluasan tersebut mulai di uji coba sejak 12 Agustus 2019 hingga hingga 6 September 2019. Setelah uji coba, kebijakan tersebut rencana diberlakukan secara efektif pada 9 September 2019.

    Terkini