x
Anak 6 Tahun Tenggelam di Sungai Equator Pelalawan, Ditemukan Meninggal Dunia

Anak 6 Tahun Tenggelam di Sungai Equator Pelalawan, Ditemukan Meninggal Dunia

Kamis, 23 April 2026 - 09:44:51 wib | Di Baca : 273 Kali

PELALAWAN, — Seorang anak laki-laki berinisial L (6) dilaporkan tenggelam di Sungai Equator, Desa Tanjung Kuyo, Kecamatan Pangkalan Lesung, Kabupaten Pelalawan, Rabu (22/4/2026). Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa pada malam hari, sekitar 10 meter dari titik awal tenggelam.

Kapolres Pelalawan, John Louis Letedara, melalui Kapolsek Pangkalan Lesung, Lambok Hendriko, mengatakan pihaknya menerima laporan warga terkait peristiwa tersebut pada sore hari.

Loading...

“Setelah menerima informasi, kami bersama personel piket langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan dan membantu proses pencarian,” ujar Lambok.

Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa bermula sekitar pukul 16.00 WIB ketika sejumlah anak bermain dan berenang di sungai. Sekitar satu jam kemudian, korban melompat dari jembatan ke sungai, namun tidak muncul kembali ke permukaan dan diduga terseret arus.

Ibu korban, Husnul Khotimah (32), segera meminta bantuan warga setelah menyadari anaknya hilang. Warga kemudian melakukan pencarian secara manual menggunakan peralatan seadanya di sekitar lokasi kejadian.

Sekitar pukul 19.30 WIB, aparat kepolisian tiba di lokasi dan berkoordinasi dengan sejumlah pihak, termasuk Satpolairud Polres Pelalawan, BPBD Kabupaten Pelalawan, serta Basarnas Pekanbaru, untuk memperluas pencarian.

Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil sekitar pukul 23.10 WIB. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia tidak jauh dari lokasi awal tenggelam.

Kapolsek mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar sungai guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.


Sumber : riauterkini.com
Editor :









Baca Juga Topik #Meninggal Dunia
Loading...

Ikuti Terus GilangNews Melalui Sosial Media


GilangNews




BERITA TERKAIT
TUILIS  KOMENTAR
Loading...
BERITA SEBELUMNYA