Riau

Angka Positif Covid-19 di Pekanbaru Sudah Landai, Pemko Kembali Rancang Pergeseran Anggaran

Walikota Pekanbaru, DR Firdaus ST MT.

GILANGNEWS.COM - Angka penyebaran kasus positif Virus Corona atau Covid-19 di Kota Pekanbaru sudah landai. Sejak dua minggu terakhir, tidak ada lagi penambahan kasus positif baru di ibukota provinsi Riau itu.

Seiring sudah berkurangnya penyebaran positif Covid-19, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali merancang pengembalian anggaran ke rencana awal, sebelum Covid-19. Namun, pemerintah belum bisa memastikan seperti apa Pendapatan Asli Daerah (PAD) setelah diterjang pandemi Covid-19.

"Kita persiapan. Ini juga belum bisa kita prediksi. Ancang-ancangnya sudah. Saya sudah perintahkan ancang-ancang. Bila kondisi ini Alhamdulillah turun terus, berarti untuk biaya penanganan Covid-19 bisa dikurangi," kata Walikota Pekanbaru Dr Firdaus MT, Sabtu (6/6/2020).

Sejak pandemi Covid-19, diakui Walikota keuangan Pemko Pekanbaru sudah hancur lebur. "Yang harus kita ingat. Pendapatan sudah hancur lebur, jadi APBD yang sudah kita susun kemarin tidak ada lagi," jelasnya.

PAD Kota Pekanbaru belum bisa prediksi. Pemko masih berharap bisa lakukan penerimaan-penerimaan. Maka dari itu, Pemko saat ini melonggarkan ekonomi. Jika ekonomi bergerak, pajak akan masuk dan PAD juga bertambah.

"Kita dapat saja 60 persen dari yang kemarin, sudah bagus. Rp2,6 triliun kemarin yang kita sahkan APBD. Kalau hari ini kita dapat 60 persen saja, sudah bagus. Yang kita sebutkan kemarin lebih dari Rp100 miliar, itu pada saat kita punya 100 persen. Sekarang saya belum tahu berapa bisa kita dapat. Kalau DKI cuma bisa 50 persen," paparnya.

Jika ekonomi tidak dilonggarkan, kata dia, masyarakat dan Pemko Pekanbaru sendiri tidak mendapatkan apa-apa. "Kalau kita ketat terus, ekonomi nggak bergerak, rakyat sengsara, Pemko juga nggak dapat apa-apa," jelasnya.


Tulis Komentar