GILANGNEWS.COM - Relawan Joko Widodo (Jokowi), Ninoy Karundeng, menceritakan detik-detik mencekam saat dirinya diancam akan dibunuh menggunakan kapak. Ninoy menyebut skema penculikan disertai penganiayaan itu seperti ISIS.
Ninoy Karundeng dalam wawancara khusus dengan wartawan menyebut massa saat itu dikoordinir oleh seseorang yang disebut-sebut habib. Habib itu juga yang merencanakan skema pembunuhan ke Ninoy dengan mencari ambulans untuk membuang jasadnya.
"Mau disediakan ambulans untuk membelah kepala saya. Di situlah saya ketakutan yang paling gila itu," kata Ninoy di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (7/10/2019).