GILANGNEWS.COM - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyebut orang yang menghina anggota Badan Anshor Serbaguna (Banser) karena enggan meneriakkan takbir telah mencoreng wajah Islam.
Pernyataan itu merespons video viral di media sosial yang menayangkan dua anggota Banser dicegat dan dipaksa menyerukan takbir. Pelaku bahkan mencaci keduanya dengan hinaan "anjing" dan "kafir".
Ketua Harian PBNU Robikin Emhas mengatakan Islam menekankan keluhuran akhlak. Islam melarang mengkafirkan sesama muslim, terlebih lagi hanya karena berbeda pandangan.