GILANGNEWS.COM - Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Said Aqil Siradj menyatakan banyak universitas di Indonesia yang terpapar radikalisme. Meski tak memperinci universitas yang dimaksud, namun menurutnya, kebanyakan universitas itu memiliki pemikiran yang eksklusif dan puritan.
"Boleh dibilang, itu semua (universitas terpapar). Minimal paling tidak berpikir yang sangat eksklusif, puritan, yang sangat tekstual. Itu minimal," ujar Said di kantor wakil presiden, Jakarta, Selasa (10/12).
Jika dibiarkan, lanjut Said, pemikiran tersebut dapat memicu sikap intoleran yang berkembang menjadi ekstrem atau radikal. Hal itu dinilai akan membahayakan kelangsungan universitas yang terpapar.