GILANGNEWS.COM - Presiden Joko Widodo mengatakan dalam membangun ibukota baru di Kalimantan Timur, pemerintah akan menggunakan skema investasi dan kerja sama, bukan pinjaman.
"Yang kita tawarkan satu, tidak pinjaman. Kedua, tidak ada government guarantee, tidak ada. Jadi semuanya kerja sama," tegas Jokowi sapaan akrab kepala negara di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (17/1).
Untuk memudahkan Indonesia melakukan berbagai kerja sama, Jokowi telah mengundang tiga tokoh internasional sebagai dewan pengarah pembangunan ibukota negara baru.