Beda dari PDIP, Hanura Usul Ambang Batas Parlemen 3 Persen

Sabtu, 25 Januari 2020 | 13:43:04 WIB
Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat Oesman Sapta Odang dalam musyawarah nasional (Munas) Hanura di Jakarta, Selasa (17/12/2019).

GILANGNEWS.COM - Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) menyarankan agar parliamentary treshold atau ambang batas parlemen berada pada angka 3 persen.

Sebelumnya ini telah muncul usulan dari PDIP agar ambang batas parlemen yang semula 4 persen naik menjadi 5 persen.

"Biar semua dapat, berikan angka yang reasonable supaya semua partai bisa ikut serta. [Idealnya] 3 persen gitu, tapi kalau sudah 4 persen ya apa boleh buat," ujar OSO usai pengukuhan pengurus partai DPP Hanura, di JCC, Senayan, Jakarta, Jumat (24/1).

  • Baca Juga Terungkap! Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Diduga 2 Orang Naik Motor
  • Baca Juga Angkat Bicara! Kapolda Riau Sebut Pengamanan terhadap Masyarakat Selalu Berjalan
  • Baca Juga Breaking News! Bom Makassar, Walikota Ungkap Tak Ada Korban di Dalam Gereja Katedral
  • Baca Juga Sadis! Bom Bunuh Diri Terjadi di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Berserakan
  • Menurut OSO semua partai tetap harus berunding jika menginginkan kenaikan ambang batas parlemen. Mantan Ketua DPD RI ini menilai pembahasan soal ambang batas parlemen harus melibatkan seluruh partai besar maupun kecil.

    "Harus kita berunding. Jangan partai besar saja, partai kecil ditinggalkan. Kan demokrasi begitu, kompromi. Kita kompromi, kompromi, kompromi," katanya.

    Berdasarkan hasil hitung Pemilu 2019, Hanura gagal melenggang ke DPR periode 2019-2024 karena perolehan suaranya tidak melebihi ambang batas parlemen sebesar 4 persen.

    OSO mengatakan Hanura saat ini berupaya meraup kemenangan sebanyak-banyaknya dalam Pilkada 2020. Ia menargetkan meraih 70 persen kemenangan.

    OSO juga membuka kans berkoalisi dengan sejumlah partai, baik yang sama-sama mengusung Joko Widodo-Ma'ruf Amin dalam pemilihan presiden lalu maupun yang berbeda saat pilkada 2020.

    "Target Pilkada 2020 kita berusaha menang semuanya. Ya 70 persenlah jangan banyak-banyak, yang 30 persen kasih yang lain juga dong," tuturnya.

    PDIP sebelumnya mengusulkan peningkatan ambang batas parlemen secara berjenjang yakni 5 persen untuk DPR RI, 4 persen untuk DPRD Provinsi, dan 3 persen untuk DPRD Kabupaten/Kota.

    Usulan ini mendapat tanggapan beragam dari sejumlah partai politik. Gerindra dan PKS termasuk yang tak mempermasalahkan usulan tersebut namun muncul pula usulan dari PPP agar ambang batas parlemen itu tak dinaikkan.

    Terkini