WNI dari Wuhan Transit Satu Jam di Batam sebelum ke Natuna

Sabtu, 01 Februari 2020 | 19:19:59 WIB
Pesawat penjemput ratusan WNI dari Wuhan, China.

GILANGNEWS.COM - Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Batam, Achmad Farchanny menjelaskan evakuasi ratusan warga negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, China, hanya transit maksimal satu jam di Bandara Hang Nadim, Batam. Setelah itu, mereka melanjutkan penerbangan ke Bandar Udara Raden Sadjad Natuna.

"Kami upayakan secepat mungkin, paling lama satu jam," kata Achmad Farchanny di Batam, Kepulauan Riau, dikutip media pada Sabtu (1/2).

Ia menyatakan akan memberlakukan prosedur kekarantinaan saat pemindahan WNI itu. Seluruh penumpang dari China akan diperiksa suhu tubuhnya dan pemeriksaan kesehatan lainnya di dalam pesawat yang membawanya dari Wuhan.

  • Baca Juga Terungkap! Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Diduga 2 Orang Naik Motor
  • Baca Juga Angkat Bicara! Kapolda Riau Sebut Pengamanan terhadap Masyarakat Selalu Berjalan
  • Baca Juga Breaking News! Bom Makassar, Walikota Ungkap Tak Ada Korban di Dalam Gereja Katedral
  • Baca Juga Sadis! Bom Bunuh Diri Terjadi di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Berserakan
  • Apabila dalam pemeriksaan itu ditemukan ada yang sakit dan menunjukkan gejala terkena virus corona, maka akan langsung diisolasi.

    "Tindakan isolasi pemisahan," ujar dia.

    Pemerintah telah menunjuk RS Umum Daerah Embung Fatimah Batam sebagai rumah sakit rujukan dalam penanganan pasien terkait virus corona, termasuk isolasi pasien.

    "Secara teknis sudah siap yang ditunjuk RSUD Embung Fatimah," lanjut dia.

    Ia belum dapat memastikan jumlah WNI dari Wuhan yang dipulangkan ke Indonesia melalui Batam. Namun ia membenarkan, terdapat anak-anak dalam rombongan tersebut.

    "Informasi terakhir, semua sehat. Yang akan kami evakuasi orang Indonesia yang sehat," kata dia.

    Sementara Wali Kota Batam Muhammad Rudi menyatakan saat transit di Batam, WNI tersebut tidak boleh keluar bandara, tidak juga menunggu di ruang tunggu, melainkan langsung ke pesawat.

    Berdasarkan laporan produser lapangan CNN Indonesia TV Reza Ramadhan di Batam, TNI telah menyiapkan tiga pesawat, terdiri dari dua pesawat Boeing dan satu pesawat Hercules. Pesawat itu nantinya akan diterbangkan dari Batam ke Natuna.

    Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyatakan pihaknya telah menyiapkan sarana dan prasarana berupa tempat isolasi di Natuna untuk mendukung protokoler kesehatan usai menjemput 250 WNI dari China.

    "Tempat isolasi yang jauh dari penduduk dan yang terbaik adalah wilayah Natuna. Natuna adalah pangkalan militer yang memiliki rumah sakit yang dikelola oleh tiga militer yakni Angkatan darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara," kata Hadi.

    Terkini