Remaja Terjerat Sabuk, Ada 3 Botol Lem Aibon di TKP Pembunuhan

Senin, 17 Februari 2020 | 10:22:12 WIB
Ilustrasi.

GILANGNEWS.COM - Polisi menguak kasus pembunuhan yang menimpa SI (17) di dekat gedung sinyal timur, Stasiun Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Di tempat kejadian perkara (TKP), polisi menyita barang bukti tiga botol lem aibon.

Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Bimantoro Kurniawan menuturkan tiga botol lem aibon tersebut jadi petunjuk polisi mengungkap motif pembunuhan kepada korban.

"Tiga botol lem aibon ini jadi petunjuk bagi kami. Hasil penyelidikan, tewasnya korban terkait dengan tiga lem aibon tersebut," kata Bimantoro saat dihubungi via telepon, Senin (17/2/2020).

  • Baca Juga Terungkap! Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Diduga 2 Orang Naik Motor
  • Baca Juga Angkat Bicara! Kapolda Riau Sebut Pengamanan terhadap Masyarakat Selalu Berjalan
  • Baca Juga Breaking News! Bom Makassar, Walikota Ungkap Tak Ada Korban di Dalam Gereja Katedral
  • Baca Juga Sadis! Bom Bunuh Diri Terjadi di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Berserakan
  • Ia menjelaskan tiga botol lem aibon tersebut dalam kondisi sudah terpakai. Diduga kuat korban dan pelaku sempat menghisap lem aibon tersebut. "Ada hubungannya antara Lem dengan kesaksian pelaku," katanya.

    SI merupakan korban pembunuhan. Hal itu, kata Bimantoro, terlihat dari sejumlah luka lebam dan seutas sabuk yang menjerat leher korban. "Pelakunya tidak sendirian. Ada beberapa orang," kata Bimantoro.

    Sebelumnya, seorang masinis Kereta Singasari melihat korban dikeroyok dan dianiaya sejumlah pria di dekat gedung Sinyal Timur, Stasiun Cikampek pada Jumat (7/2/2020). "Masinis kemudian melaporkan penganiayaan itu kepada dua orang sekuriti," ujar Bimantoro.

    Dua sekuriti lantas bergerak menuju Gedung Sinyal Timur. Keduanya menemukan korban sudah tewas. Selain menemukan luka lebam, leher korban juga terjerat sabuk.

    Terkini