Kata Istana soal Nasib Komisioner KPAI Pasca-Heboh 'Hamil di Kolam Renang'

Senin, 24 Februari 2020 | 10:20:06 WIB
Donny Gahral.

GILANGNEWS.COM - Komisioner KPAI Sitti Hikmawatty membuat kehebohan setelah menyebut 'wanita berenang di kolam renang bersama pria bisa hamil', pernyataan itu berbuntut panjang hingga masyarakat di media sosial mendesak pemerintah memberhentikan Sitti. Bagaimana respons Istana?

"Saya kira tidak sampai ke sana ya (diberhentikan), toh yang bersangkutan sudah minta maaf, dan mengakui kekeliruannya," kata Tenaga Ahli Utama KSP Kedeputian Komunikasi Politik, Donny Gahral saat dihubungi, Minggu (23/2/2020).

Donny meminta agar seluruh pejabat atau pimpinan lembaga negara berhati-hati dalam berucap. Dia berharap kejadian seperti Sitti ini tidak terulang dengan pejabat lainnya.

  • Baca Juga Terungkap! Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Diduga 2 Orang Naik Motor
  • Baca Juga Angkat Bicara! Kapolda Riau Sebut Pengamanan terhadap Masyarakat Selalu Berjalan
  • Baca Juga Breaking News! Bom Makassar, Walikota Ungkap Tak Ada Korban di Dalam Gereja Katedral
  • Baca Juga Sadis! Bom Bunuh Diri Terjadi di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Berserakan
  • "Ya harapannya sebagai pejabat negara, seorang komisioner lembaga negara seperti KPAI harus berhati-hati dalam bicara, karena pendapatnya tentu saja akan menjadi konsumsi publik, dan tentu saja akan banyak kerugian daripada keuntungan dari apa yang dilontarkan oleh Komisioner KPAI," katanya.

    Sebelumnya, Sitti Hikmawatty sudah meminta maaf atas kekeliruannya tersebut. "Iya. Bu Hikmah sampaikan (maaf) di grup komisioner," kata Ketua KPAI Susanto saat dimintai konfirmasi, Minggu (23/2/2020).

    Berikut pernyataan Sitti terkait statemennya mengenai kehamilan di kolam renang:

    1. Saya meminta maaf kepada publik karena memberikan statemen yang tidak tepat
    2. Statemen tersebut adalah statemen pribadi saya dan bukan dari KPAI. Dengan ini saya mencabut statemen tersebut
    3. Saya memohon kepada semua pihak untuk tidak menyebarluaskan lebih jauh atau malah memviralkannya.

    Demikian, atas perhatian dan pengertiannya kami ucapkan terima kasih.

    Terkini