GILANGNEWS.COM - Bank Indonesia (BI) menyebut wabah virus corona menekan pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara sebesar 0,15 pada kuartal I 2020. Pada periode tersebut, ekonomi Sumatera Utara diproyeksi tumbuh 4,8 persen-5,2 persen.
Kepala Perwakilan BI Sumut Wiwiek Sisto Widayat mengatakan tekanan pertumbuhan ekonomi wilayah setempat dikarenakan kinerja ekspor dan impor, termasuk juga investasi, dan sektor pariwisata.
"Memang, merebaknya covid-19 turut menahan laju ekonomi kuartal I 2020. Secara keseluruhan memberi dampak (tekanan) sekitar 0,15 persen," ujar Wiwiek di Medan, Jumat (6/3).