Pemerintah Tidak Akan Lakukan Lockdown, Fadli Zon: Kalau Korban Makin Banyak, Pak Jokowi Yang Tanggu

Ahad, 22 Maret 2020 | 12:03:12 WIB
Fadli Zon.

GILANGNEWS.COM - Pemerintah memutuskan tidak akan melakukan Lockdown guna menekan penyebaran virus corona yang semakin mewabah.

Hal itu ditegaskan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan virus corona atau Covid-19, Letjen TNI Doni Monardo, saat jumpa pers, Sabtu (21/3).

Putusan tersebut kontan mendapat kritik tajam dari mantan Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon. Dia sepertinya menyesalkan sikap pemerintah yang menegaskan tidak bakal melakukan Lockdown.

  • Baca Juga Terungkap! Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Diduga 2 Orang Naik Motor
  • Baca Juga Angkat Bicara! Kapolda Riau Sebut Pengamanan terhadap Masyarakat Selalu Berjalan
  • Baca Juga Breaking News! Bom Makassar, Walikota Ungkap Tak Ada Korban di Dalam Gereja Katedral
  • Baca Juga Sadis! Bom Bunuh Diri Terjadi di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Berserakan
  • Menurut politikus Partai Gerindra ini, jika keputusan tidak melakukan Lockdown berdasarkan instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) berarti presiden mesti bertanggung jawab jika korban terus meningkat di kemudian hari. Meskipun, ia dan seluruh masyarakat Indonesia berharap tidak ada korban lagi akibat virus corona.

    "Keputusan tidak ada Lockdown adalah instruksi Presiden @jokowi. Artinya, kalau ternyata semakin banyak korban karena keputusan itu, maka Pak Jokowi lah yang paling harus bertanggung jawab. Begitu kan?" kata Fadli Zon dalam cuitan di akun Twitter pribadinya, Sabtu (21/3).

    Sekadar informasi, hingga Sabtu (21/3/2020), total kasus positif corona sudah mencapai 450 orang, 20 orang telah sembuh, dan 38 orang meninggal dunia. Angka tersebut naik cukup drastis dari hari sebelumnya, Jumat (20/3), yakni 369 positif corona, 17 orang sembuh dan 30 meninggal dunia.

    Terkini