Rizieq Shihab Serukan Jihad Lawan Virus Corona

Kamis, 26 Maret 2020 | 11:45:51 WIB
Imam Besar FPI, Rizieq Shihab serukan umat jihad lawan virus Corona.

GILANGNEWS.COM - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab menyerukan aksi jihad melawan penyebaran virus corona (Covid-19) kepada seluruh pengikutnya di Indonesia.

Rizieq mengatakan saat ini semua orang perlu mendukung upaya untuk menekan persebaran virus. Ia juga meminta jamaahnya untuk mengawal langkah pemerintah dalam menangani virus ini.

"Ayo jihad selamatkan umat manusia dari wabah corona, ayo dorong pemerintah di pusat maupun di daerah untuk kerja nyata, ayo kritik dan lawan siapapun yang membahayakan keselamatan rakyat," kata Rizieq dalam keterangan tertulis yang dikonfirmasi Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif kepada wartawan, Kamis (26/3).

  • Baca Juga Terungkap! Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Diduga 2 Orang Naik Motor
  • Baca Juga Angkat Bicara! Kapolda Riau Sebut Pengamanan terhadap Masyarakat Selalu Berjalan
  • Baca Juga Breaking News! Bom Makassar, Walikota Ungkap Tak Ada Korban di Dalam Gereja Katedral
  • Baca Juga Sadis! Bom Bunuh Diri Terjadi di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Berserakan
  • Rizieq berpendapat ini bukan saat yang tepat untuk meneruskan perdebatan tentang asal virus tersebut. Apalagi membahas dugaan corona dijadikan senjata biologis oleh China maupun Amerika Serikat.

    Corona, kata Rizieq, telah mewabah ke seluruh penjuru dunia. Menurutnya semua pihak perlu menekan segala perbedaan untuk bekerja sama melawan corona.

    "Kita harus kerja keras mengatasi wabah corona secara bersama-sama, tanpa pandang SARA, termasuk kesampingkan dulu soal perbedaan politik," tuturnya.
    Lihat juga: 472 Positif, 50 Persen Lebih Corona Indonesia Ada di Jakarta

    Rizieq sebelumnya juga mengeluarkan imbauan kepada jemaahnya untuk menghentikan kegiatan majelis taklim untuk sementara waktu. Dia juga meminta marbut menjaga masjid agar tidak ada kerumunan jamaah selama corona.

    Tercatat ada 790 kasus positif virus corona (Covid-19) di Indonesia hingga Rabu (25/3). Sebanyak 58 orang telah meninggal dunia, sedangkan 31 orang dinyatakan sembuh.

    Pemerintah Indonesia mengimbau masyarakat untuk menjaga jarak sekitar dua meter (social distancing) guna menekan potensi persebaran virus.

    Terkini