3 Penyerang Pemuda Nonkrong hingga Tewas di Makassar Ditangkap

Senin, 04 Mei 2020 | 10:06:45 WIB
Ilustrasi.

GILANGNEWS.COM - Tiga terduga pelaku penyerangan yang mengakibatkan Ardiansyah alias Aco (26), tewas di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), diringkus polisi. Sembilan terduga pelaku lainnya masih diburu polisi.

Kasubag Humas Polrestabes Makassar Kompol Edy Supriadi Idrus mengatakan, tiga terduga pelaku yang telah ditangkap ini ialah Muh Tarmizi (24), Muh Waldi (16), dan Firman alias Pitung (30). Ketiganya diringkus di tiga lokasi berbeda pada Minggu (3/5).

Edy mengatakan, keterangan awal pelaku, mereka sempat diserang oleh kelompok korban pada Jumat (1/5) malam. Sehingga mereka melakukan aksi balasan pada malam berikutnya.

  • Baca Juga Terungkap! Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Diduga 2 Orang Naik Motor
  • Baca Juga Angkat Bicara! Kapolda Riau Sebut Pengamanan terhadap Masyarakat Selalu Berjalan
  • Baca Juga Breaking News! Bom Makassar, Walikota Ungkap Tak Ada Korban di Dalam Gereja Katedral
  • Baca Juga Sadis! Bom Bunuh Diri Terjadi di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Berserakan
  • "Pengakuan pelaku, insiden itu merupakan imbas dari kejadian pada malam sebelumnya, yang mana pemuda dari sekitar rumah korban menyerang kelompok pemuda (pelaku)," ujar Edy kepada wartawan, Senin (4/5/2020).

    Dia menambahkan, pada saat penyerangan terhadap korban, pelaku Waldi ialah eksekutor yang menikam perut korban dari samping menggunakan pisau. Pelaku Pitung berperan memukul kepala korban, sementara Tarmizi berperan menjaga lawan menggunakan anak panah busur dan badik sehingga korban tidak memiliki bantuan saat diserang.

    "Tersangka lain masih dicari, masih dikembangkan. Barang buktinya ada 1 badik, 1 pisau dapur, topeng, 1 buah jaket hitam, 1 unit sepeda motor," terang Edy.

    Sebelumnya diberitakan, insiden penyerangan ini terjadi saat korban dan rekan-rekannya sedang nongkrong di wilayah Jalan Perintis Kemerdekaan, sekitar pukul 20.10 Wita, Sabtu (3/5). Kemudian kawanan pelaku berjumlah 12 orang menggunakan enam unit sepeda motor saling berboncengan datang ke lokasi menyerang korban.

    Korban sendiri sempat dilarikan ke RSUD Wahidin Sudirohusodo untuk menerima perawatan intensif. Namun nyawa korban tak tertolong.

    Terkini