GILANGNEWS.COM - Pelaksanaan Pilkada Serentak 9 Desember 2020 mendatang dipastikan membutuhkan dana tambahan sebesar Rp 5,2 triliun. Kebutuhan dana tambahan tersebut disimpulkan dalam rapat membahas anggaran Pilkada 2020 yang digelar Komisi II DPR secara virtual, Kamis (11/6/2020).
Rapat tersebut dihadiri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Kepala Gugus Tugas Covid-19 Doni Monardo. Termasuk juga Ketua KPU Arief Budiman, Ketua DKPP Muhammad, dan Ketua Bawaslu Abhan.
Dalam rapat tersebut KPU mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp 4,7 triliun, sementara DKPP sebesar Rp 39 miliar, dan Bawaslu sebesar Rp 478 miliar.