GILANGNEWS.COM - Masa pembelajaran tahun ajaran baru 2020-2021 akan segera dimulai di tengah pandemi. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menilai sekolah tidak perlu memaksakan penuntasan kurikulum.
"Ini yang mungkin menjadi sebuah catatan kurikulum tidak perlu dituntaskan, yang paling penting adalah bagaimana ada progres dari setiap anak sesuai dengan di mana dia berada," kata Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud Iwan Syahril, dalam bincang pendidikan dan kebudayaan yang dilakukan daring, Selasa (16/6/2020).
Iwan mencontohkan, bila pembelajaran masuk kelas 5 maka guru perlu melihat lebih dulu kemampuan anak sebelum memulai pelajaran. Menurutnya, bila dipaksakan maka akan berdampak buruk pada anak.