GILANGNEWS.COM - Negosiasi Amerika Serikat (AS) dan Korea Utara tidak berlangsung baik dan menyisakan satu pilihan bagi negeri pemerintahan Kim Jong Un, yaitu nuklir dibalas dengan nuklir. Pada Sabtu (27/06/2020) Korea Utara merasa terdesak hingga mengeluarkan pilihan telak tersebut.
"Untuk menghilangkan ancaman nuklir dari AS, pemerintah telah melakukan semua upaya baik melalui dialog atau menggunakan hukum internasional," jelas pernyataan Kementerian Luar Negeri bidang Perlucutan Senjata dan Perdamaian menggunakan singkatan resmi negara tersebut.
"Satu-satunya pilihan yang tersisa adalah melawan nuklir dengan nuklir."