China Klaim Vaksin Covid-19 Buatannya Siap Digunakan pada Bulan November

Rabu, 16 September 2020 | 11:03:31 WIB
Ilustrasi.

GILANGNEWS.COM - Vaksin Covid-19 yang sedang dikembangkan oleh China, diperkirakan siap untuk digunakan oleh masyarakat umum pada awal November 2020.

Pada Selasa (15/9/2020), seorang pejabat di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) China mengatakan bahwa vaksin virus covid-19 diperkirakan siap digunakan pada awal November.

China memiliki empat kandidat vaksin covid-19 yang sedang menjalani uji klinis dan sudah memasuki tahap akhir.

  • Baca Juga Warga Apresiasi Respons Cepat PLN Tingkatkan Kualitas Layanan Kelistrikan di Harapan Jaya Pekanbaru
  • Baca Juga Mulai Juni 2025, Pemerintah Berikan Diskon Listrik 50% untuk Pelanggan Tertentu
  • Baca Juga PLN UID Riau dan Kepri Lakukan Edukasi kepada Stakeholder dan Masyarakat Pekanbaru
  • Baca Juga PLN Buka Suara soal Tuduhan Bayar THR Tak Sesuai Aturan
  • Tiga di antaranya telah diberikan kepada pekerja penting di bawah program penggunaan darurat oleh pemerintah China yang diluncurkan pada Juli.

    "Uji klinis fase 3 berjalan lancar dan vaksin siap digunakan untuk masyarakat umum pada November atau Desember," kata kepala ahli biosafety CDC Guizhen Wu dalam wawancara dengan TV pemerintah pada Senin (14/9) malam.

    Wu tidak menjelaskan secara spesifik vaksin mana yang dia maksud siap digunakan untuk masyarakat pada awal November tersebut.

    Wu sendiri juga ikut disuntik vaksin dalam uji klinis pada bulan April dan dia mengatakan tidak mengalami gejala abnormal dalam beberapa bulan terakhir.

    Raksasa farmasi China National Pharmaceutical Group (Sinopharm) dan Sinovac Biotech yang terdaftar di AS sedang mengembangkan tiga vaksin di bawah program penggunaan darurat negara bagian.

    Vaksin Covid-19 keempat yang sedang dikembangkan oleh CanSino Biologics juga telah disetujui untuk digunakan prajurit militer China pada bulan Juni.

    Sinopharm mengatakan pada Juli bahwa vaksinnya diperkirakan siap untuk digunakan publik pada akhir tahun ini setelah selesainya uji coba Tahap 3.

    Negara-negara besar kini sendang berlomba untuk menemukan atau membuat vaksin yang efektif melawan virus yang telah menewaskan lebih dari 925.000 orang.

    Pembuat vaksin terkemuka di negara Barat berjanji awal bulan ini untuk menegakkan standar studi ilmiah dan menolak tekanan politik untuk mempercepat proses tersebut.

    Terkini

    Harga CPO Riau Awal 2026 Fluktuatif namun Cenderung Menguat

    Selasa, 13 Januari 2026 | 20:49:12 WIB