FBI Berhasil Gagalkan Paket Berisi Racun untuk Donald Trump

Senin, 21 September 2020 | 11:02:26 WIB
Presiden AS Donald Trump.

GILANGNEWS.COM - Sebuah paket surat yang berisi racun risin dan dialamatkan kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump berhasil digagalkan oleh FBI awal pekan ini.

Pada Ahad (20/9/2020) dua tes dilakukan untuk mengkonfirmasi keberadaan risin di sebuah surat yang diduga dikirim dari Kanada.

Semua surat untuk Gedung Putih disortir dan disaring di fasilitas luar lokasi sebelum mencapai Gedung Putih.

  • Baca Juga Warga Apresiasi Respons Cepat PLN Tingkatkan Kualitas Layanan Kelistrikan di Harapan Jaya Pekanbaru
  • Baca Juga Mulai Juni 2025, Pemerintah Berikan Diskon Listrik 50% untuk Pelanggan Tertentu
  • Baca Juga PLN UID Riau dan Kepri Lakukan Edukasi kepada Stakeholder dan Masyarakat Pekanbaru
  • Baca Juga PLN Buka Suara soal Tuduhan Bayar THR Tak Sesuai Aturan
  • Seorang pejabat penegak hukum AS mengatakan bahwa penyelidik sedang mencari kemungkinan paket yang mengandung racun risin yang dikirim ke Trump berasal dari Kanada.

    "Kami mengetahui laporan tentang paket yang berisi ricin yang diarahkan ke situs pemerintah federal AS. Penegakan hukum Kanada bekerja sama dengan mitranya di AS. Karena ini adalah investigasi aktif, kami tidak dapat berkomentar lebih lanjut," jelas Mary-Liz Power, kepala juru bicara Menteri Keamanan Publik Kanada Bill Blair.

    FBI dan Secret Service sedang menyelidiki kasus tersebut.

    Pihak berwenang sedang menyelidiki paket tambahan serupa yang dikirimkan ke alamat di Texas yang mungkin terhubung ke pengirim yang sama di Kanada, kata seorang pejabat penegak hukum AS.

    Risin adalah senyawa yang sangat beracun yang diekstrak dari biji jarak yang telah digunakan dalam sejumlah kasus teror.

    Racun tersebut dapat berbentuk bubuk, pelet, atau asam. Jika tertelan, hal itu menyebabkan mual, muntah dan pendarahan internal lambung dan usus, diikuti oleh kegagalan hati, limpa dan ginjal, dan kematian akibat runtuhnya sistem peredaran darah.

    "FBI dan mitra Secret Service AS dan Layanan Inspeksi Pos AS kami sedang menyelidiki surat mencurigakan yang diterima di fasilitas surat pemerintah AS. Saat ini, tidak ada ancaman yang diketahui terhadap keselamatan publik," kata kantor FBI di Washington dalam sebuah pernyataan.

    Terkini

    Harga CPO Riau Awal 2026 Fluktuatif namun Cenderung Menguat

    Selasa, 13 Januari 2026 | 20:49:12 WIB