GILANGNEWS.COM - SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan) menjadi isu yang paling rentan pada setiap pesta demokrasi di tanah air, termasuk Riau. Isu SARA acap digunakan saat Pilkada, entah itu untuk meraih simpati maupun menjatuhkan lawan politik.
Terkait hal tersebut, Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Riau, Fachri Yasin berharap agar paguyuban di Riau tak termakan isu-isu SARA dalam Pilkada dan tak terlibat dalam politik praktis.
Ditegasnnya, 51 paguyuban yang tergabung dalam FPK Riau sepakat untuk tidak terlibat dalam pemilihan kepala daerah.