PEKANBARU- Bahaya bahaya demam berdarah dengue (DBD), terus mengancam warga Kota Pekanbaru. Berdasarkan data dari Diskes Pekanbaru, hingga pertengahan November 2020, tercatat 481 kasus DBD di Kota Pekanbaru. Tiga di antaranya meninggal dunia.
Kondisi ini menggelitik kalangan legislator, di Gedung Payung Sekaki DPRD Pekanbaru. Sebab, jika tidak dilakukan antisipasi, maka sangat berkemungkinan kasus DBD ini makin bertambah.
"Ini harus menjadi attensi serius semua kalangan. Terutama Diskes dan masyarakat. Jangan dianggap main-main kasus DBD ini," kata Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Ginda Burnama ST, Kamis (26/11 /2020) kepada Wartawan