Selain Indonesia, Ini Deretan Negara Pemakai Vaksin Sinovac Buatan China

Rabu, 13 Januari 2021 | 17:21:04 WIB
Vaksin Sinovac.

GILANGNEWS.COM - Banyak negara membuat vaksin untuk mengatasi pandemi Covid-19. Salah satu yang paling banyak dipercayai adalah Sinovac, vaksin buatan China. Indonesia sendiri sudah mendatangkan 1,2 juta dosis vaksin. Bahkan per hari ini, Rabu (13/1/2021) sudah mulai dilakukan vaksinasi yang diawali oleh Presiden, menteri, dan pejabat, serta influencer.

Selain Indonesia, ada juga negara lain yang memesan vaksin Sinovac untuk digunakan penduduk di negara mereka masing-masing, biasanya untuk mereka yang masuk kategori rentan seperti yang berada di garda terdepan (tenaga medis) sampai orang yang sudah lanjut usia.

Efikasi vaksin Sinovac lebih rendah dibandingkan Pfizer mencapai 90 persen, Moderna 95 persen, atau AstraZeneca di kisaran 60 hingga 90 persen. Meskipun begitu, Sinovac memiliki nilai efikasi 78% yang masih berada di atas batas yang ditetapkan WHO untuk kondisi penanganan pandemi yaitu di kisaran 50-60%.

  • Baca Juga Warga Apresiasi Respons Cepat PLN Tingkatkan Kualitas Layanan Kelistrikan di Harapan Jaya Pekanbaru
  • Baca Juga Mulai Juni 2025, Pemerintah Berikan Diskon Listrik 50% untuk Pelanggan Tertentu
  • Baca Juga PLN UID Riau dan Kepri Lakukan Edukasi kepada Stakeholder dan Masyarakat Pekanbaru
  • Baca Juga PLN Buka Suara soal Tuduhan Bayar THR Tak Sesuai Aturan
  • Negara yang menggunakan Sinovac untuk melawan Covid-19 yang disebabkan virus Sars-CoV-2 ini, antara lain:

    China

    Hoax jika disebut China menolak vaksinasi menggunakan vaksin Sinovac. Justru, China sudah memulai vaksinasi lebih awal menggunakan vaksin buatan mereka sendiri. Sudah 9 juta dosis disuntikkan sejak Agustus kepada kelompok berisiko tinggi termasuk tenaga medis.

    Turki
    Kementerian Kesehatan Turki telah mengumumkan rencana penggunaan Sinovac sejak akhir Desember 2020. Turki memesan 50 juta dosis vaksin Sinovac.

    Brasil
    Sama dengan Indonesia, Brasil menjadi salah satu tempat uji klinis III. Pada pertengahan November 2020, Brasil menerima 120 ribu dosis pertama Sinovac dan menunggu persetujuan regulator kesehatan nasional (Anvisa).

    Di negara ini, vaksin yang dikembangkan Cina telah menunjukkan kemanjuran 50 persen setelah dites.

    Terkini

    Harga CPO Riau Awal 2026 Fluktuatif namun Cenderung Menguat

    Selasa, 13 Januari 2026 | 20:49:12 WIB