PEKANBARU - Sejak awal tahun 2021, Kota Pekanbaru kerap diguyur hujan deras, dengan waktu yang tidak bisa diduga. Selain berdampak pada banjirnya permukiman warga, juga berdampak pada putusnya akses jembatan di areal kelompok Tani Prima Jaya RT/RW 3/2 Kelurahan Perhentian Marpoyan. Marpoyan Damai.
Dampak yang paling dirasakan ialah, dengan putusnya jembatan itu, membuat warga dan petani kesulitan mengeluarkan dan mengangkut hasil pertaniannya khusus bagi kelompok tani. Mereka terpaksa harus memutar lewat jalur lain untuk menembus jalan besar, karena ini adalah akses utama warga juga.
Mendapati laporan ini, dua Anggota DPRD Kota Pekanbaru, dari Fraksi Gerindra, Ginda Burnama ST, dan Nurul Ikhsan, Senin (18/1), melaksanakan kunjungan lapangan bertempat di RW2 Kelurahan Perhentian Marpoyan, melibatkan Camat Marpoyan Damai, Junaedy serta perangkat lainnya yang menjadi titik jembatan putus itu.