Puluhan Hektare Lahan Terbakar, Siak Sudah Tetapkan Siaga Darurat Karhutla

Senin, 15 Februari 2021 | 20:02:34 WIB

GILANGNEWS.COM - Pemerintah Kabupaten Siak telah menetapkan daerahnya sebagai darurat kebakaran hutan dan lahan terhitung sejak bulan Februari 2021 ini. Sebab, sudah puluhan hektare lahan kelapa sawit di beberapa kecamatan yang terbakar baru-baru ini.

"Kemarin di Kampung Bunsur, Kecamatan Sungai Apit terbakar sekitar 20 ha, kemudian di Kecamatan Bungaraya ada 8 ha," kata Asisten I Setdakab Siak, Budhi Yuwono dikonfirmasi wartawan, Senin (15/2/2021).

Pertimbangan Pemkab Siak menetapkan siaga darurat Karhutla adalah pertama karena cuaca yang panas dan kurangnya curah hujan di Siak berdasarkan prediksi BMKG. Kedua karena sudah banyak muncul titik api di wilayahnya. "Bupati sudah mendeklarasikan kita darurat Karhutla," ungkapnya.

  • Baca Juga BPJS Ketenagakerjaan Tambah Peserta Pekerja Informal
  • Baca Juga Kini BPJS Ketenagakerjaan Siapkan Program Jaminan Pensiun.
  • Baca Juga Biaya Kecelakaan Kerja bagi yang ikut Program BPJS diTanggung 100 %
  • Sebelumnya, Bupati Siak Alfedri juga telah mengimbau kepada masyarakat agar bersama-sama tetap menjaga lingkungan di daerahnya, terlebih bagi pihak perusahaan jangan ada yang membuka lahan dengan cara membakar.

    "Saya mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat hingga ke curug-curug kampung terkhusus yang daerahnya lahan gambut, jangan ada yang membakar hutan dan lahan. Karena ini sudah masuk musim kemarau. Kalau mau mengolah lahan tidak dengan cara membakar," imbaunya beberapa waktu lalu.

    Begitu pula dengan Kapolres Siak, AKBP Gunar Rahardianto. Ia meminta kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran atau perun di ladangnya karena bisa saja memicu terjadinya karhutla.

    "Saya imbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran di lahan atau hutan, efeknya sangat membahayakan kita semua," katanya.

    Gunar mengatakan, untuk mengambil langkah-langkah pencegahan terhadap terjadinya Karhutla, pihak kepolisian telah meningkatkan kegiatan patroli dan pemantauan bersama manggala agni dan masyarakat peduli api (MPA) di tiap kampung se-kabupaten Siak.

    Terkini

    Harga CPO Riau Awal 2026 Fluktuatif namun Cenderung Menguat

    Selasa, 13 Januari 2026 | 20:49:12 WIB