GILANGNEWS.COM - Aksi huru-hara di Myanmar menewaskan total 39 orang termasuk seorang anggota kepolisian, menyusul pembakaran pabrik China di salah satu kota di negara itu.
Sebanyak 22 orang pengunjuk rasa anti-kudeta tewas di pinggiran kota industri Hlaingthaya, Minggu (14/3). Ini adalah salah satu kota satelit Myanmar. Korban tewas berjatuhan setelah pabrik-pabrik yang didanai China dibakar di sana, seperti dilaporkan sebuah kelompok advokasi.
Sementara, 16 orang pengunjuk rasa lain dan seorang polisi tewas di tempat lain, kata Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik (AAPP).