GILANGNEWS.COM - Kelompok nasionalis sayap kanan-jauh di Israel akan menggelar pawai bendera di dalam dan sekitar Kota Tua, Yerusalem Timur, pada Selasa (15/6) waktu setempat. Pawai bendera ini berisiko memicu bentrokan terbaru dengan warga Palestina.
Seperti dilansir Reuters, Selasa (15/6/2021), faksi Palestina menyebut pawai bendera itu sebagai 'provokasi' dan menyerukan digelarnya aksi 'Hari Kemarahan' di Gaza dan Tepi Barat. Hamas yang menguasai Gaza bahkan memperingatkan konflik terbaru akan pecah jika pawai kontroversial itu tetap digelar.
"Kami memperingatkan dampak berbahaya yang mungkin timbul dari niat kekuatan pendudukan yang mengizinkan para pemukim ekstremis Israel untuk melakukan Pawai Bendera di Yerusalem besok," demikian pernyataan Perdana Menteri (PM) Palestina, Mohammad Shtayyeh, pada Senin (14/6).