Pejabat WHO Sebut 'Pasien Nol' Covid-19 Kemungkinan Pegawai Laboratorium Wuhan

Jumat, 13 Agustus 2021 | 14:24:52 WIB
Tim WHO tiba di Institut Virologi Wuhan di Provinsi Hubei, China, pada Februari 2021. ©Reuters

GILANGNEWS.COM - ‘Pasien nol’ pandemi Covid-19 kemungkinan seorang pegawai laboratorium Wuhan yang khusus meneliti seputar SARS-COV-2 sebelum menyebar ke seluruh dunia, menurut seorang ketua penyelidik WHO.

“Seorang pegawai (lab) terinfeksi di lapangan saat mengambil sampel termasuk dalam salah satu hipotesis yang mungkin sekali. Ini di mana virus menular langsung dari kelelawar ke manusia,” jelas Peter Embarek, kepala delegasi ilmuwan internasional yang dikirim ke China oleh WHO untuk mendeteksi asal usul Covid-19, TV2 Denmark.

Dalam sebuah dokumenter berjudul “Misteri Virus – pencarian kebenaran orang Denmark di China” yang ditayangkan saluran televisi itu pada Kamis, Embarek mengungkap misi yang dia pimpin di Wuhan dan sangat kritis terhadap China.

  • Baca Juga Warga Apresiasi Respons Cepat PLN Tingkatkan Kualitas Layanan Kelistrikan di Harapan Jaya Pekanbaru
  • Baca Juga Mulai Juni 2025, Pemerintah Berikan Diskon Listrik 50% untuk Pelanggan Tertentu
  • Baca Juga PLN UID Riau dan Kepri Lakukan Edukasi kepada Stakeholder dan Masyarakat Pekanbaru
  • Baca Juga PLN Buka Suara soal Tuduhan Bayar THR Tak Sesuai Aturan
  • Tahap pertama penelitian, dilakukan pada awal tahun ini di Wuhan, menyimpulkan pada 29 Maret bahwa hipotesis virus corona berasal dari kebocoran laboratorium “sangat mungkin”.

    Menurut Embarek, sangat sulit bagi timnya membahas teori tersebut dengan para ilmuwan China.

    “Sampai 48 jam sebelum misi berakhir, kami masih belum sepakat menyebut hipotesis laboratorium tersebut dalam laporan,” jelas Embarek dalam dokumenter tersebut, dilansir Al Arabiya, Jumat (13/8).

    Setelah bersepakat, delegasi WHO memperoleh izin mengunjungi dua laboratorium yang menjadi tempat penelitian kelelawar.

    Dalam kunjungan itu, Embarek mengatakan “kami memiliki hak untuk presentasi, kemudian kami bisa berbicara dan mengajukan pertanyaan yang ingin kami tanyakan, tetapi kami tidak memiliki kesempatan untuk berkonsultasi disertai dokumentasi apa pun.”

    Ilmuwan tersebut menunjukkan tidak ada kelelawar yang hidup di alam liar di wilayah Wuhan, dan satu-satunya orang yang mungkin mendekati kelelawar yang dicurigai sebagai sumber virus yang menyebabkan Sars-Cov-2 adalah karyawan laboratorium tersebut.

    Terkini

    Harga CPO Riau Awal 2026 Fluktuatif namun Cenderung Menguat

    Selasa, 13 Januari 2026 | 20:49:12 WIB