65 Orang Tewas dalam Pertempuran Houthi dan Pasukan Pro-Yaman

Kamis, 02 September 2021 | 14:50:50 WIB
Ilustrasi.

GILANGNEWS.COM - Sebanyak 65 orang pemberontak Houthi dan pasukan pro-pemerintah tewas dalam pertempuran untuk merebut Marib, kota strategis di Yaman.

Seperti diberitakan kantor berita AFP, Kamis (2/9/2021), baku tembak meletus ketika pemberontak Houthi menyerang posisi pro-pemerintah di selatan kota Marib.

"Dua puluh dua (pasukan) pro-pemerintah tewas dan 50 lainnya terluka, sementara 43 pemberontak Houthi juga tewas dalam 48 jam terakhir," kata seorang pejabat militer pemerintah Yaman, dalam angka yang dikonfirmasi oleh sumber militer dan sumber medis lainnya.

  • Baca Juga Warga Apresiasi Respons Cepat PLN Tingkatkan Kualitas Layanan Kelistrikan di Harapan Jaya Pekanbaru
  • Baca Juga Mulai Juni 2025, Pemerintah Berikan Diskon Listrik 50% untuk Pelanggan Tertentu
  • Baca Juga PLN UID Riau dan Kepri Lakukan Edukasi kepada Stakeholder dan Masyarakat Pekanbaru
  • Baca Juga PLN Buka Suara soal Tuduhan Bayar THR Tak Sesuai Aturan
  • Pertempuran itu terjadi setelah serangan di pangkalan udara terbesar Yaman, di selatan negara itu, menewaskan sedikitnya 30 pejuang pro-pemerintah pada hari Minggu (29/8) dalam insiden paling mematikan sejak Desember tahun lalu.

    Pemerintah Yaman yang diakui secara internasional - didukung oleh koalisi militer yang dipimpin Arab Saudi - dan kelompok pemberontak Houthi telah terlibat dalam perang sejak 2014, ketika Houthi merebut ibu kota Sanaa.

    Sebelumnya pada bulan Februari, kelompok Houthi meningkatkan upaya mereka untuk merebut Marib, benteng terakhir pemerintah di wilayah utara dalam pertempuran yang telah menewaskan ratusan orang di kedua pihak.

    Penguasaan wilayah kaya minyak tersebut akan memperkuat posisi tawar Houthi dalam pembicaraan damai.

    Terkini

    Harga CPO Riau Awal 2026 Fluktuatif namun Cenderung Menguat

    Selasa, 13 Januari 2026 | 20:49:12 WIB