Sidang Kasasi Kasus Kerumunan Petamburan Habib Rizieq Digelar Hari Ini

Senin, 11 Oktober 2021 | 13:22:17 WIB
Habib Rizieq.

GILANGNEWS.COM - Mahkamah Agung akan menggelar sidang kasasi yang diajukan oleh Habib Rizieq Shihab (HRS). Kasasi ini diajukan HRS dalam kasus kerumunan Petamburan.

"Ini keterangan mengenai perkara ustaz Habib Rizieq yang dijatuhi pidana selama 8 bulan. Terdakwa dalam perkara ini tidak lagi ditahan dan perkaranya di tingkat kasasi akan disidang hari Senin, 11 Oktober," kata jubir MA, hakim agung Andi Samsan Nganro, kepada wartawan, Jumat (8/10/2021).

Kasus kerumunan pertamburan yang akan digelar ini akan diadili oleh ketua majelis Suhadi dengan anggota Soesilo dan Desnayeti. Hal itu tertuang dalam informasi perkara MA.

  • Baca Juga Terungkap! Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Diduga 2 Orang Naik Motor
  • Baca Juga Angkat Bicara! Kapolda Riau Sebut Pengamanan terhadap Masyarakat Selalu Berjalan
  • Baca Juga Breaking News! Bom Makassar, Walikota Ungkap Tak Ada Korban di Dalam Gereja Katedral
  • Baca Juga Sadis! Bom Bunuh Diri Terjadi di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Berserakan
  • "Sedangkan perkara ustaz HRS yang dijatuhi pidana selama 4 tahun dan terdakwa ditahan. Atas perkara tersebut sesuai informasi dari kepaniteraan pidana belum ada penetapan majelis kasasinya," ucap Andi yang juga Wakil Ketua MA bidang Yudisial itu.

    Perkara itu adalah perkara kasus berita bohong terkait hasil tes swab dalam kasus RS Ummi hingga menimbulkan keonaran. Habib Rizieq juga diadili di kasus kerumunan Megamendung sehingga total diadili dalam 3 perkara. Dalam kasus kerumunan Megamendung, Rizieq didenda Rp 20 juta.

    Sebelumnya, vonis 8 bulan penjara terhadap Habib Rizieq Shihab di kasus kerumunan Petamburan dikuatkan Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta. Habib Rizieq sendiri diadili dalam tiga kasus, yaitu kerumunan Petamburan, kerumunan Megamendung, dan menyebarkan berita bohong.

    "Menguatkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur tanggal 27 Mei 2021 Nomor: 221/Pid.Sus/2021/PN.Jkt.Tim yang dimintakan banding tersebut," demikian putusan PT Jakarta, Rabu (4/8).

    Terkini