Bamsoet: Formula E Sukses yang Bagus Namanya Bukan Anies, tapi...

Ahad, 28 November 2021 | 13:59:24 WIB
Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo

GILANGNEWS.COM - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menilai suksesnya penyelenggaraan Formula E di DKI Jakarta pada 2022 mendatang bukan untuk mengharumkan nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Lebih jauh, menurut dia, ajang balap itu lantas akan memopulerkan nama Indonesia di mata dunia.
"Kalau Formula E ini sukses, yang namanya bagus siapa? Anies? enggak. Jakarta? enggak, (tapi) Indonesia, kan, gitu," ujar Bamsoet di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat (Jakpus), Minggu (28/11/2021).

Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu menilai Formula E harus tetap diselenggarakan. Ia mengatakan bahwa anggaran yang telah digelontorkan demi ajang mobil listrik itu harus kembali dalam bentuk kebermanfaatan ekonomi.

"Karena se-sen uang rakyat yang telanjur dibayar ke Formula E harus kembali dalam bentuk kemanfaatan ekonomi. Ini adalah tugas kita semua," kata Bamsoet yang juga Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) itu.

  • Baca Juga Terungkap! Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Diduga 2 Orang Naik Motor
  • Baca Juga Angkat Bicara! Kapolda Riau Sebut Pengamanan terhadap Masyarakat Selalu Berjalan
  • Baca Juga Breaking News! Bom Makassar, Walikota Ungkap Tak Ada Korban di Dalam Gereja Katedral
  • Baca Juga Sadis! Bom Bunuh Diri Terjadi di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Berserakan
  • "Uang yang kita bayarkan tidak mungkin bisa kembali, itu artinya apa? Kita harus memanfaatkan apa yang sudah kita bayarkan ini di luar urusan hukumnya, harus bermanfaat bagi kepentingan rakyat kita," sambungnya.

    Bamsoet berkaca dari pelaksanaan seri World Superbike (WSBK) 2021 di sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Menurutnya, pelaksanaan WSBK tersebut mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah.

    "Kita lihat kemarin impact dari World Superbike di Mandalika, pertumbuhan ekonomi dalam seminggu di sana tumbuh 5 persen. Bukan hanya Lombok, tapi juga impact ekonominya sampai ke Bali," tutur dia.

    "Hotel-hotel penuh, penerbangan penuh, restoran penuh, rumah-rumah penduduk banyak yang ditinggali oleh para turis kemudian UMKM juga tumbuh dari penjualan merchandise, souvenir-souvenir, jadi harus dilihat dari sisi itu," lanjutnya.

    Dengan demikian, ia mendorong agar Formula E tetap direalisasi untuk membawa dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi.

    "Sehingga di Formula E ini kita selamatkan dari sisi ekonominya, dari sisi manfaatnya, bahwa ada proses-proses yang harus diselesaikan secara hukum silakan diselesaikan, gitu," katanya.

    Terkini