GILANGNEWS.COM - Polri menjadikan kasus penipuan yang menimpa pengendara ojek online (ojol) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang viral karena tidak dilayani dengan baik oleh petugas, jadi bahan evaluasi memperbaiki layanan kepada masyarakat.
Evaluasi tersebut terkait perlakuan oknum anggota Polsek Cileungsi yang tidak melayani dengan baik laporan pengemudi ojol tersebut.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, menanggapi permasalahan adanya oknum anggota yang tidak maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.