Luhut: Omicron Diprediksi Hanya 2 Kali Lebih Mematikan dari Flu

Senin, 14 Februari 2022 | 15:30:56 WIB
Ilustrasi.

GILANGNEWS.COM - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bicara soal data tingkat kematian akibat Corona atau COVID-19. Luhut mengatakan ada penurunan prediksi tingkat keparahan Corona.

"Studi di luar negeri mengkonfirmasi menurunnya tingkat kematian karena COVID-19," ujar Luhut dalam konferensi pers virtual, Senin (14/2/2022).

Luhut mengatakan COVID-19 diprediksi 13 kali lebih mematikan dari flu biasa pada pertengahan 2020. Namun, katanya, prediksi tingkat keparahan COVID-19 menurun jadi dua kali flu biasa pada 2022.

  • Baca Juga Terungkap! Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Diduga 2 Orang Naik Motor
  • Baca Juga Angkat Bicara! Kapolda Riau Sebut Pengamanan terhadap Masyarakat Selalu Berjalan
  • Baca Juga Breaking News! Bom Makassar, Walikota Ungkap Tak Ada Korban di Dalam Gereja Katedral
  • Baca Juga Sadis! Bom Bunuh Diri Terjadi di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Berserakan
  • "Misalnya pada pertengahan 2020 COVID-19 diprediksi 13 kali lebih mematikan dari flu biasanya. Namun pada awal 2022, Omicron diprediksi hanya dua kali lebih mematikan dari flu. Jadi, Omicron ini hanya dua kali lebih parah dari flu," ucapnya.

    Dia juga bicara soal kasus puncak Corona varian Omicron belum melampaui puncak saat varian Delta menyebar. Padahal, katanya, kasus Omicron di negara lain melampaui Delta.

    "Tingkat rawat inap rumah sakit juga masih jauh lebih rendah dari periode Delta. Tapi ini tidak mengurangi tingkat kehati-hatian kita," tuturnya.

    Terkini