GILANGNEWS.COM - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan empat saksi terkait dugaan megakorupsi e-KTP. Lembaga antirasuah menyatakan bakal terus mengusut kasus yang merugikan keuangan negara Rp2,3 triliun itu.
Empat saksi yang dijadwalkan hadir yakni mantan Dirut PT Pura Barutama, Yohanes Moelyono; Dirut PT Pura Barutama Yohanes Slamet; karyawan PT Pura Barutama, Suwandi Utomo; dan karyawan PT Pura Barutama, Susan Suhartini.
"Pemeriksaan dilakukan di BPKP Perwakilan Jawa Tengah," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa (29/3).