Zulhas Kumpulkan Elite PAN Bahas Isu Penundaan Pemilu dan Posisi di Koalisi

Kamis, 07 April 2022 | 14:17:33 WIB
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.

GILANGNEWS.COM - Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) mengumpulkan para elite partai di kediamannya di Jakarta, Rabu (6/4) malam. Wakil Ketua Umum PAN Bima Arya mengatakan tidak ada pembahasan mengenai reshuffle dan jatah kabinet PAN secara khusus.

Zulhas hanya menekankan posisi politik PAN sebagai pendukung pemerintah kepada kadernya.

"Ketum hanya mengukuhkan posisi politik PAN sebagai pendukung pemerintahan," kata Bima melalui pesan singkat, Kamis (7/4).

  • Baca Juga Terungkap! Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Diduga 2 Orang Naik Motor
  • Baca Juga Angkat Bicara! Kapolda Riau Sebut Pengamanan terhadap Masyarakat Selalu Berjalan
  • Baca Juga Breaking News! Bom Makassar, Walikota Ungkap Tak Ada Korban di Dalam Gereja Katedral
  • Baca Juga Sadis! Bom Bunuh Diri Terjadi di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Berserakan
  • Selain membicarakan posisi PAN di pemerintah, Zulhas secara khusus bicara soal penundaan pemilu. Zulhas menegaskan penundaan pemilu tidak memungkinkan karena tidak mendapat dukungan politik.

    "Juga soal isu penundaan pemilu yang tidak akan terwujud karena dukungan politik yang tidak memadai," kata Bima.

    Menurut Wali kota Bogor ini, Presiden Joko Widodo tidak secara khusus meminta PAN menghentikan wacana penundaan pemilu. PAN sebelumnya salah satu pendukung penundaan pemilu. PAN hanya menangkap sinyal isu ini harus disetop karena pernyataan Jokowi di Istana kepada menterinya.

    "Pesan dari presiden tentu harus kita pahami sebagai pesan untuk semua," ujar Bima.

    Sementara itu, Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi menyebut acara pertemuan Zulhas dengan hanya acara buka puasa internal Fraksi PAN. Zulhas meminta Fraksi PAN membantu pemerintah.

    "Fraksi PAN DPR RI secara konstitusional harus membantu kinerja dan program pemerintah, terutama dalam aspek legislasi, budgeting, dan sekaligus mengontrol dan mengawasi kinerja kementerian atau lembaga negara yang dipimpin pembantu presiden (menteri) agar sesuai dengan visi presiden dan pruden dalam realisasi anggaran negara," ujar Viva.

    Terkini

    Harga CPO Riau Awal 2026 Fluktuatif namun Cenderung Menguat

    Selasa, 13 Januari 2026 | 20:49:12 WIB