PDIP: Jangan di Depan Berhenti, di Belakang Diam-Diam Manuver 3 Periode

Selasa, 12 April 2022 | 22:20:56 WIB
PDIP.

GILANGNEWS.COM - Ketua DPP PDIP Komarudin Watubun menyebut larangan bicara isu penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan 3 periode harus dijalankan secara jujur oleh para menteri Presiden Jokowi. Dia tak ingin manuver wacana 3 periode masih dilakukan diam-diam.

"Untuk wacana ini ya ini kan kita butuh kejujuran, kejujuran semua pihak jadi kita sudah ngomong berhenti dengan wacana 3 periode ya harus berhenti. Jangan di depan Publik kita ngomong berhenti tetapi di belakang tetap diam-diam manuver untuk agenda 3 periode," kata Komarudin di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (12/4).

Menurut anggota Komisi II DPR ini, banyak badut-badut politik memanfaatkan isu 3 periode untuk kepentingan pribadi. Para pembantu Presiden juga ikut bicara ngawur mengenai hal itu.

  • Baca Juga Terungkap! Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Diduga 2 Orang Naik Motor
  • Baca Juga Angkat Bicara! Kapolda Riau Sebut Pengamanan terhadap Masyarakat Selalu Berjalan
  • Baca Juga Breaking News! Bom Makassar, Walikota Ungkap Tak Ada Korban di Dalam Gereja Katedral
  • Baca Juga Sadis! Bom Bunuh Diri Terjadi di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Berserakan
  • "Saya pikir badut-badut politik banyak memanfaatkan isu 3 periode untuk kepentingan pribadi dan kelompok mereka seperti menteri-menteri yang sebenarnya tidak punya kewenangan untuk bicara urusan ini tetapi ikut bicara itu kan ngawur. Badut-badut politik itu," tutur dia.

    Dia berujar, wacana 3 periode dibonceng lewat isu krisis ekonomi nasional Covid-19 untuk kepentingan pribadi. Lalu dibungkus seolah-seolah negara bubar tanpa badut-badut politik itu.

    "Cek menteri-menteri itu satu-satu gimana capaian target tugas kerja Yang berikan oleh Presiden kepada mereka menteri yang ngomong-ngomong ini punya rpestasinya apa-apa saja? Tugas-tugas yang di presiden kepada mereka itu,"ujarnya.

    "Jangan hanya di depan saja, padahal saya lihat hasil audit BPK banyak juga menteri-menteri itu gagal mencapai target kok jangan hanya menang publikasi saja," tutup Komarudin.

    Terkini

    Harga CPO Riau Awal 2026 Fluktuatif namun Cenderung Menguat

    Selasa, 13 Januari 2026 | 20:49:12 WIB