GILANGNEWS.COM - Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar merasa prihatin di Riau ada anak di bawah umur menjadi pemakai narkoba, bahkan jadi pengedar barang haram itu.
"Pada kunjungan kami ke daerah-daerah, ada anak SD masih usia sekolah sudah mengetahui (memakai dan mengedarkan) narkoba," kata Gubri saat launching Integrasi Pendidikan Anti Narkoba (IPAN) pada Kurikulum Sekolah bersama Kepala BNN RI, Kamis (24/8/2022) di Gedung Daerah Riau.
Atas kondisi itu, lanjut Gubri, untuk mengantisipasi dan mengatasi persoalan narkoba di lingkungan sekolah, Pemprov Riau membuat kurikulum anti narkoba di sekolah.