Bareskrim Minta BPOM Lebih Kooperatif Terkait Kasus Gagal Ginjal Akut

Senin, 21 November 2022 | 16:25:13 WIB
Ilustrasi Gedung Bareslrim Polri.

GILANGNEWS.COM - Dittipidter Bareskrim Polri meminta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kooperatif terkait kasus gagal ginjal akut. Polisi menyebut pihaknya bakal memanggil sejumlah saksi dari BPOM.

"Kita yang penting adalah teman-teman media silakan itu mendorong bahwa BPOM lebih koperatif ya dan BPOM bisa kooperatif karena kita kan mau lakukan pemeriksaan," kata Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pipit Rismanto kepada wartawan, Senin (21/11/2022).

Pipit mengatakan pihaknya telah melayangkan panggilan terhadap sejumlah pihak BPOM. Dia berharap panggilan itu dipenuhi.

  • Baca Juga Terungkap! Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Diduga 2 Orang Naik Motor
  • Baca Juga Angkat Bicara! Kapolda Riau Sebut Pengamanan terhadap Masyarakat Selalu Berjalan
  • Baca Juga Breaking News! Bom Makassar, Walikota Ungkap Tak Ada Korban di Dalam Gereja Katedral
  • Baca Juga Sadis! Bom Bunuh Diri Terjadi di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Berserakan
  • "Ya dalam minggu ini, yang jelas tunggu mereka kapan hadirnya," katanya.

    Sebelumnya, Dittipidter Bareskrim Polri telah memeriksa empat pejabat BPOM terkait kasus gagal ginjal akut pada anak. Keempatnya diperiksa terkait wewenangnya dalam mengawasi distribusi obat.

    "BPOM ada empat (yang sudah diperiksa). Jadi kan kemarin itu mereka sudah menjelaskan tentang job description masing-masing ya di bidang pengawasan tugasnya apa, ngapain aja," kata Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pipit Rismanto saat dimintai konfirmasi, Senin (14/11).

    Bareskrim telah menetapkan dua perusahaan sebagai tersangka terkait kasus cemaran etilen glikol yang diduga menyebabkan gagal ginjal akut. Dua perusahaan itu ialah PT Afi Farma dan CV Chemical Samudera.

    Terkini

    Harga CPO Riau Awal 2026 Fluktuatif namun Cenderung Menguat

    Selasa, 13 Januari 2026 | 20:49:12 WIB