GILANGNEWS.COM - Partisipasi masyarakat di Kota Pekanbaru yang datang ke Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) masih rendah. Angkanya bahkan di bawah 50 persen.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdalduk KB), Muhammad Amin, Ahad (18/12/2022). Ia mengatakan, data perkembangan anak-anak di Posyandu menjadi acuan penting Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terkait pencegahan stunting.
"Partisipasi masyarakat yang datang ke Posyandu itu hanya di bawah 50 persen saja. Padahal dengan data timbangan badan anak itu kita bisa mengetahui secara dini apakah anak-anak itu stunting atau tidak," ujar Amin.