Pansus Ranperda Angkutan Umum Massal Final, Senin Depan Disahkan

Selasa, 17 Oktober 2023 | 20:56:58 WIB
Robin Eduar SE MH

PEKANBARU - Pansus II DPRD Pekanbaru, memastikan akan segera mengesahkan Ranperda Angkutan Umum Massal, Senin (23/10/2023) pekan depan. Ini setelah Pansus melakukan finalisasi, bersama Tim Ahli Pansus, plus Dishub Pekanbaru. 

Wakil Ketua Pansus II DPRD Pekanbaru Robin Eduar SE MH menyampaikan, bahwa sudah rampungnya penyelesaian pembahasan Ranperda Angkutan Umum Massal ini, maka dipasti Kota Pekanbaru yang pertama kalinya di Indonesia, yang menyelesaikannya.

Dijelaskan, angkutan umum massal ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Karenanya, DPRD memikirkan mulai dari sekarang, dengan penambahan jumlah penduduk yang cukup tinggi hari ini dan faktor lainnya. 

  • Baca Juga Ahok Ikhlas Jalani Hidup di Balik Jeruji Besi
  • Baca Juga Besok Sidang Terakhir Ahok, Penjagaan Lebih Banyak dari Biasanya
  • Baca Juga KH Ma'ruf Enggan Bertemu Ahok, karena Alasan Ini
  • Baca Juga Jaksa sebut sikap ahok merasa paling benar
  • Sehingga, kebutuhan terhadap angkutan umum massal juga sangat besar. Jika tidak ada aturan yang baku, tentu ke depannya akan menjadi persoalan.

    "Mengenai pelayanannya, mulai dari pramugara, kualitas armada, tingkat kenyamanan penumpang, pengaturan trip dan lain sebagainya, perlu dilakukan pembenahan. Sehingga masyarakat yang akan menggunakan angkutan umum massal dapat lebih banyak dan merasa aman dan nyaman," terang Robin.

    Politisi PDI-P ini memaparkan, dari data yang disampaikan Dishub ke Pansus, hari ini jumlah bus TMP di Pekanbaru sebanyak 102 unit. Namun yang layak jalan hanya 80 unit. Sedangkan 22 unit dalam keadaan rusak. 

    Kondisi ini tentunya perlu dipikirkan, termasuk juga langkah ke depan untuk memperbaiki yang rusak tersebut. Sehingga beberapa koridor yang belum masuk Bus TMP bisa diisi.

    Lebih dari itu, untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, perlu dibuat veeder angkutan umum, yang masuk ke dalam jalan dan gang kecil, yang nantinya terintegrasi dengan halte bus dengan satu tiket. Inii dilakukan agar masyarakat dapat menggunakan Bus TMP dan menjadi pilihan utama.

    Halaman :

    Terkini