Oknum Polisi Diduga Aniaya Pengunjung Tempat Hiburan Malam, Keluarga Minta Keadilan!

Ahad, 04 Februari 2024 | 20:26:27 WIB

GILANGNEWS.COM - Seorang pengunjung salah satu tempat hiburan malam di Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru diduga menjadi korban penganiayaan. Diduga kuat, dia dianiaya oleh oknum polisi yang bertugas di Polresta Pekanbaru.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (1/2) dini hari. Korban diketahui bernama Farrel (30) warga Simpang Tiga Bukit Raya Pekanbaru. Dari hasil pemeriksaan tim medis, korban mengalami luka yang cukup parah di bagian kepalanya hingga harus menjalani proses operasi.

Peristiwa yang terjadi tersebut sangat memilukan. Disinyalir banyak orang yang terlibat dalam keributan itu hingga terjadinya pengeroyokan dan penganiayaan.

  • Baca Juga Wali Kota Pekanbaru: Pemeriksaan Kesehatan Gratis Sudah Jangkau 60 Persen Anak Sekolah
  • Baca Juga Henny Sasmita Wahid Kunjungi Buluh Cina, Dorong Orang Tua Rutin Bawa Anak ke Posyandu
  • Baca Juga Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Tinjau PKG di SMA Negeri 2 Pekanbaru
  • Baca Juga TP PKK Riau Apresiasi Pekanbaru atas Capaian Imunisasi Bayi Lengkap
  • "Ada luka-luka yang cukup parah di bagian kepalanya dan terdapat luka robek hingga tim dokter harus melakukan operasi untuk memulihkan lukanya kembali," ujar Bambang Winarto yang merupakan ayah dari Farel yang menjadi korban pada kejadian itu, Minggu (4/1).

    Lebih jauh, dirinya belum mengetahui secara pasti penyebab peristiwa penganiayaan itu. Namun dari keterangan yang didapatnya, saat itu putranya bersama teman-temannya tengah berada di tempat hiburan malam itu.Namun seketika terjadilah kericuhan oleh sekelompok orang yang berujung pada pemukulan melibatkan sasarannya ke korban.

    "Peristiwa itu, diketahui oleh (pelakunya,red) oknum polisi," tegas dia.

    "Kita serahkan semuanya pada hukum, tindak seadil-adilnya terhadap oknum polisi itu. Peristiwa itu terjadi di tempat hiburan malam lagi, ada apa?," sambungnya.

    Atas kejadian itu, ayah korban langsung membuat laporan ke SPKT Polresta Pekanbaru. Dirinya berharap dugaan oknum yang telah menganiaya putranya dapat ganjaran.

    "Laporan sudah. Jalan satu-satunya adalah pelaku harus ditindak tegas atas perbuatannya. Kalau untuk proses jalur perdamaian, nanti dulu itu," tegasnya.

    Tindak sampai disitu, pihak keluarga korban rencana akan mendatangi Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Riau hingga Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal.

    "Bagi saya ini masalah berat, karena dugaan pelakunya diketahui adalah bawahan dari Kapolda Riau Irjen Mohammad Iqbal. Kita harus temui beliau, terlebih kejadiannya di tempat hiburan malam," imbuhnya.

    Sejauh ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian. Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Berry Juana Putra saat dikonfirmasi, belum memberikan tanggapan atas kejadian itu.

    Terkini