PEKANBARU - Rencana pertemuan DPRD Pekanbaru dengan ketua RT dan RW memicu kontroversi, di tengah suhu politik yang memanas menjelang Pilkada.
Langkah tak biasa diambil Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru. Mereka berencana memanggil seluruh ketua RT dan RW se-Kota Pekanbaru ke gedung dewan. Yang menarik, ini terjadi hanya 15 hari sebelum pemilihan Wali Kota dan Gubernur Riau pada 27 November 2024. Tidak heran, banyak pihak bertanya-tanya, apa sebenarnya motif di balik pemanggilan tersebut?
Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Isa Lahamid, menegaskan bahwa pemanggilan ini tak lebih dari sekadar silaturahmi dan pengenalan anggota dewan usai terbentuknya Alat Kelengkapan Dewan (AKD) baru. “Kami hanya ingin mempererat hubungan dengan masyarakat, terutama para ketua RT dan RW sebagai ujung tombak pelayanan,” jelas Isa.