Masuk Sekolah 9 April, Guru di Pekanbaru Dilarang Tambah Libur Idulfitri

Selasa, 08 April 2025 | 01:12:52 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal

GILANGNEWS.COM  — Suasana pendidikan di Kota Pekanbaru akan kembali bergeliat. Setelah melewati libur Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah, aktivitas belajar mengajar di seluruh satuan pendidikan dijadwalkan dimulai kembali pada Rabu (9/4/2025).

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru mengingatkan seluruh guru dan tenaga pendidik untuk kembali aktif mengajar tanpa menambah masa liburan. Penegasan ini disampaikan guna memastikan transisi pembelajaran berjalan lancar dan efektif sejak hari pertama.

"Kami imbau semua guru hadir tepat waktu. Tidak ada alasan untuk menambah libur tanpa keterangan. Tim Disdik akan turun langsung untuk memantau kehadiran guru dan siswa di sekolah," ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal, saat ditemui pada Senin (7/4/2025).

Jamal menegaskan, kegiatan belajar harus segera dimulai dan tidak larut dalam euforia pasca-lebaran. Menurutnya, jika sekolah ingin menggelar halal bihalal, cukup dilakukan secara sederhana dan tidak mengganggu proses pembelajaran.

Tegas Soal Disiplin
Lebih jauh, Abdul Jamal menekankan bahwa guru yang terbukti menambah libur tanpa alasan yang sah akan dikenai sanksi tegas. Hal ini sesuai dengan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pendidikan.

“Sanksinya jelas, mulai dari teguran hingga pemotongan tunjangan. Namun sejauh ini guru-guru kita umumnya sudah paham dan taat aturan. Mereka biasanya hadir tepat waktu di hari pertama sekolah,” ucap Jamal.

Disdik Pekanbaru juga telah menyiapkan tim khusus untuk memonitor absensi, baik tenaga pendidik maupun peserta didik. Data kehadiran ini nantinya akan menjadi bahan evaluasi dalam rapat-rapat internal.

Perhatian pada Kesehatan Siswa
Di tengah antusiasme menyambut hari pertama sekolah, Jamal turut mengingatkan pentingnya memperhatikan kondisi kesehatan siswa. Ia meminta pihak sekolah untuk tidak memaksakan peserta didik yang sedang sakit agar masuk sekolah.

"Jika ada anak yang kurang sehat, lebih baik istirahat di rumah agar tidak menularkan penyakit ke teman-temannya. Sekolah juga harus aktif mengawasi kondisi siswa sejak awal masuk," tutupnya.

Dengan kesiapan ini, Disdik Pekanbaru berharap proses belajar mengajar bisa kembali berjalan optimal pasca-libur panjang, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kedisiplinan dan kualitas pendidikan di ibukota Provinsi Riau tersebut.

Terkini