GILANGNEWS.COM - Pemerintah Provinsi Riau kembali menghadapi tantangan serius terkait Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026.
Dana transfer dari pemerintah pusat ke Provinsi Riau kembali dipangkas, yang berpotensi memperparah defisit anggaran.
Ketua Komisi III DPRD Riau, Edi Basri, mengungkapkan bahwa potongan kali ini mencapai Rp200 miliar. Angka ini menambah daftar pemangkasan yang sebelumnya juga telah dilakukan.